Gotong Royong, Kerjasama Antar Anggota dan Kreativitas Pengurus Kunci Sukses Menjadikan Koperasi Maju dan Bermanfaat

 512x dilihat

PENGANTAR

Koperasi Merupakan Badan usaha yang lahir dari berkumpulnya sejumlah orang dalam satu kebutuhan yang sama dan koperasi ini menopang ekonomi rakyat kecil, Pada Bulan Maret 2023 sendiri, Kementerian Koperasi dan UKM dalam laman website nya menyampaikan bahwa koperasi di seluruh Indonesia berjumlah 130.565, Modal usaha 269.368 Miliar dan anggota yang sudah tercatat sebanyak 37.029.192. Kata koperasi diambil dari kata cooperation, yang artinya bekerjasama.

Berdasarkan Undang - Undang No 25 tahun 1992, koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan sejumlah orang yang memiliki latar belakang kebutuhan yang sama, dimana kegiatannya berlandaskan atas ekonomi kerakyatan yang berasaskan kekeluargaan. Sementara itu, menurut Mohammad Hatta selaku Bapak Koperasi, mengatakan koperasi adalah suatu badan usaha bersama yang berlandaskan atas asas kekeluargaan dan gotong royong. Dengan demikian, pengelolaan koperasi mengarah pada kegiatan bekerjasama untuk tolong-menolong memperbaiki dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggotanya, sehingga tidak hanya berorientasi pada profit semata. Itulah salah satu sebab mengapa keberadaan koperasi sangat bermanfaat dan diharapkan banyak orang di lingkungan manapun.

Proses lahirnya koperasi berjalan tidak begitu saja secara mudah dan memerlukan proses yang cukup panjang, untuk mendapatkan rasa saling memiliki dari anggota nya. Pada umumnya, koperasi tidak dilahirkan dan diperjuangkan oleh orang-orang yang berada secara finansial dari sisi ekonomi, justru Gerakan berkoperasi ini bermula sebagai bentuk perlawanan terhadap kapitalisme yang saat itu melahirkan penderitaan ekonomi dan sosial terhadap rakyat.

Koperasi lahir di tengah tengah masyarakat harus memiliki daya tarik untuk menjadi magnet alasan dari masyarakat untuk ikut bergabung menjadi anggota nya, contoh hal nya Koperasi Bina Warga Sejahtera (UKM Mart Kota Bekasi), Teluk Pucung, Kota Bekasi, Koperasi ini lahir di tengah tengah pandemi Covid-19 yaitu 8 November 2020, Koperasi ini lahir di saat masyarakat yang pada saat itu sedang berjuang dalam menghadapi pandemi Covid-19, dimana saat itu banyak keluarga yang menjadi tulang punggung keluarganya mengalami pemutusan hubungan kerja, berjualan juga tidak mudah karena daya beli masyarakat yang saat itu rendah, kemudian pembatasan pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lain dan menghindari pertemuan secara langsung, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Koperasi ini lahir berawal dari terbentuk nya Komunitas Entrepreneur Teluk Pucung, Kota Bekasi, dimana spirit dari komunitas ini adalah menjadi wadah untuk UKM / Entrepreneur dalam bersilaturahmi dan media dalam berbagi ilmu dalam berwirausaha. Komunitas ini bergerak untuk memfasilitasi UKM/Entrepreneur dalam mendapatkan pembinaan, pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha dan juga sebagai sarana berbagi tips dan trik dalam berwirausaha, agar anggota nya bisa mendapatkan banyak pembelajaran dalam mengembangkan produk dan usaha nya kedepan.

Dari berbagai kegiatan dan pertemuan tersebut akhirnya membuat soliditas anggotanya menjadi semakin erat, untuk saling berbagi dan membantu satu sama lain. Bermula dari rasa senasib dan sepenanggungan, berkemampuan ekonomi yang lemah, dan menderita karena beban ekonomi yang cukup berat, maka dengan ini rakyat merasa untuk berkumpul dan saling bekerjasama untuk menolong diri sendiri dan orang lain yang bernasib sama. Oleh sebab itulah, akhirnya mereka berpikir mencari solusi untuk dapat keluar dari keadaan tersebut dan secara bersama membentuk Gerakan ekonomi dengan modal bersama. Yang kemudian lahirlah badan usaha Bersama yang sekarang kita kenal dengan nama koperasi.

Sampai dengan saat ini, koperasi semakin berkembang di negara-negara tetangga dengan tujuan untuk memberikan kesejahteraan kepada para anggotanya. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya permasalahan ekonomi yang dapat diatasi dengan beroperasinya koperasi.

Masyarakat Indonesia yang mengedepankan asas kekeluargaan dan gotong royong, membuat koperasi sebagai badan usaha yang sangat tepat untuk diaplikasikan di negara ini. Asas kekeluargaan dan gotong royong tersebut sudah menjadi budaya dan kebiasaan hidup yang sudah turun-temurun dari nenek moyang bangsa ini sehingga tidak mengherankan bila asas kekeluargaan dan gotong royong yang diusung oleh koperasi bisa menyatu dengan masyarakat.

TUJUAN DAN FUNGSI KOPERASI

Koperasi didirikan tentunya mempunyai tujuan dan fungsi yang sangat diharapkan. Di bawah ini akan kita bahas apa saja tujuan dan fungsi dari dibentuknya koperasi.

  1. Menciptakan dan Membangun Jiwa Kemandirian

    Salah satu fungsi dari koperasi, yaitu Menciptakan sekaligus membangun potensi dan kemampuan anggotanya secara khususnya dan masyarakat secara umum nya serta juga, untuk mewujudkan kesejahteraan sosial dan peningkatan taraf ekonomi rakyat.

    Tugas ini tentunya tidak mudah, namun bila kita dapat melakukan nya dengan konsisten walaupun masih sederhana, hal ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan skill dalam berwirausaha di tengah tengah masyarakat yang haus akan ilmu. Koperasi dapat memberikan Sosialisasi dan Pelatihan terkait Teknik Promosi di social media dan digitalisasi terkait Produk UMKM yang penting untuk mereka kuasai, dimana saat ini konsumen sudah tidak banyak berada di pasar atau jalan, namun sekarang konsumen sudah ada di media Digital seperti Facebook, Whatsapp, Instagram, tiktok dsb, sehingga penguasaan terkait media sosial bagi UMKM yang saat ini hidup di era digital merupakan hal yang wajib mereka kuasai untuk bisa mempromosikan produknya.

  2. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)

    Fungsi berikutnya dari koperasi, yaitu meningkatkan kualitas dari sumber daya manusia dan masyarakat dengan cara memberikan bimbingan dan pelatihan yang dapat memberikan peningkatan skill dari masyarakat. Dengan Kualitas SDM yang semakin baik dan meningkat akan memberikan manfaat besar bagi perekonomian bangsa ini.

    Berikut contoh upaya dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia yang dapat dilakukan oleh Koperasi, yaitu memberikan Pelatihan Keterampilan untuk menghasilkan produk kerajinan tangan yang tentunya akan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, menghasilkan produk yang berkualitas baik dan tentunya memiliki daya jual yang tinggi di tengah masyarakat, dengan memberikan berbagai training ini akan membuat Anggota dan masyarakat mendapatkan skill dalam menghasilkan produk baru yang berkualitas dan memiliki daya jual.

  3. Meningkatkan Ketahanan Keluarga dalam bidang Ekonomi

    Fungsi selanjutnya dari koperasi, yaitu meningkatkan ketahanan keluarga dalam bidang ekonomi. Fungsi ini bisa disebut sebagai pondasi kekuatan dan ketahanan perekonomian bangsa dengan menjadikan koperasi sebagai pedoman. Produk UMKM yang dibuat dari rumah tangga masyarakat ini tentunya akan memperkuat ekonomi kerakyatan, dimana berbagai produk yang berkualitas juga bisa dihasilkan dari Rumah Tangga yang ada di masyarakat, dan peran koperasi untuk memasarkannya.

  4. Mewujudkan dan Meningkatkan Perekonomian Bangsa

    Fungsi selanjutnya dari koperasi, yaitu mewujudkan dan meningkatkan perekonomian Bangsa dengan mengusung asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi, dimana pengurus nya dipilih secara demokratis dalam Rapat Anggota.

KESIMPULAN

Koperasi adalah Badan usaha yang di bangun oleh Masyarakat atas dasar kesamaan nasib dan merupakan langkah baik yang dilakukan bersama sama untuk dapat saling membantu satu sama lain. Koperasi memiliki Peran, Fungsi dan Manfaat yang sangat besar untuk anggota, Koperasi berperan memasarkan produk Anggota nya yang merupakan produk yang dihasilkan dari Rumah tangga sehingga hal ini juga akan memperkuat ketahanan ekonomi kerakyatan.